Safari Jumat, Kepala DP2KB Bone Sebut Pernikahan Dini Sukar Miliki Generasi...

Safari Jumat, Kepala DP2KB Bone Sebut Pernikahan Dini Sukar Miliki Generasi Berkualitas

119
BERBAGI
Kepala DP2KB Bone, A. Chaerul Saleh meyampaikan pentingnya program KB, Jumat 11 Agustus 2017. (ahwal/pantaudesa.com)

PANTAUDESA.COM, SIBULUE—Safari Jumat merupakan salah satu program Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DP2KB) Kabupaten Bone, Sulawesi Selatan dalam upaya mensosialisasikan program KB hingga ke pelosok desa.

Seperti yang diakui Kepala DP2KB Kabupaten Bone, A. Chaerul Saleh saat melakukan Safari Jumat di salah satu masjid di Dusun Kaju Desa Tunreng Tellue Kecamatan Sibulue Kabupaten Bone, Jumat 11 Agustus 2017.

“Ini merupakan kegiatan rutin DP2KB Kabupaten Bone, dengan keliling masjid. Ini kedua kalinya saya di Kecamatan Sibulue, sebelumnya itu di Desa Cinnong,” tuturnya dalam sosialisasi KB usai melaksanakan shalat Jumat berjamaah.

A. Chaerul menuturkan, pengambilan kebijakan tertinggi dalam sebuah keluarga tidak lain adalah kaum pria (suami), sehingga itu suami diakuinya memiliki peran penting dalam menentukan mengikuti program KB atau tidak dalam keluarganya.

Dijelaskannya, pertumbuhan penduduk yang tidak terkendali merupakan suatu permasalah bukan hanya pada keluarga bersangkutan namun juga pada daerah bahkan negara. KB menurutnya dimulai dari pernikahan, untuk itu A. Chaerul menghimbau agar masyarakat menghindari pernikahan dini.

Salah satu alasan yang sangat urgen kata dia yakni pernikahan dini sukar untuk memiliki keturunan atau genarasi berkualitas. Hal ini dapat menyebabkan timbulnya persoalan manusia karena persaingan tidak sehat. Banyak urusan orang tua diusia yang masih dini ditegaskannya menyebabkan anak tumbuh tidak berkualitas.

“Sementara itu, banyak penduduk juga jadi ancaman jika tidak berkualitas seperti menjadi pasar empuk pemasaran narkoba,” tambahnya.

Suburnya pengedaran narkoba, diakuinya merupakan dampak dari kualitas dari generasi yang rendah. Dengan demikian, dia berharap kualitas generasi penerus bangsa terus meningkat dari generasi ke generasi selanjutnya.

“Jadi kualitas generasi perlu ditingkatkan, kerja kita bersama adalah menjadikan Keluarga Sejahtera. Besarnya suatu bangsa tidak pada kuantitasnya namun pada kualitasnya,” tegas A. Chaerul.

EDITOR: AHWAL AHMAD