Tak Dibayar Sejak 2013, Puluhan Guru Honorer Demo Pemda Bone

Tak Dibayar Sejak 2013, Puluhan Guru Honorer Demo Pemda Bone

183
BERBAGI
Wakil Bupati Bone, Drs.H. Ambo Dalle MM saat menerima aspirasi para guru honorer yang menuntut gaji sertifikasi mereka segera dilunasi. (ahwal/pantaudesa.com)

PANTAUDESA.COM, WATAMPONE—Puluhan guru honorer yang tergabung dalam Dewan Pengurus Daerah Ikatan Guru Honor Indonesia (DPD-IGHI) Bone didampingi Lembaga Laskar Anti Korupsi (LAKI) 45 Kabupaten Bone, Sulawesi Selatan lakukan aksi demostrasi di Kantor Bupati Bone, Kamis 24 Agustus 2017.

Guru honorer Kabupaten Bone saat menyampaikan aspirasi di kantor Bupati Bone, Kamis 24 Agustus 2017.

IGHI menuntut Pemerintah Daerah (Pemda) Bone, segera menverifikasi data honorer Kabupaten Bone yang memenuhi syarat serta kemudian membayarkan sertifikasi mereka yang tertunda sejak 2013 hingga hari ini.

Massa juga mendesak agar Pemkab Bone menerbitkan surat penugasan ke masing-masing honorer yang memenuhi syarat dan kriteria dalam DIPA. Bahkan para demostran mengamcam apabila dalam waktu 2 kali 24 jam tidak ada keputusan, maka mereka akan kembali melakuka aksi unjuk rasa dengan massa yang lebih banyak lagi.

“Kami meminta kepada Pemda Bone agar segera menanggapi dan memberikan keputusan pasti. Apabila tuntutan kami tidak terpenuhi maka kami akan kembali melakukan aksi dengan jumlah massa yang lebih besar,” kata Umar, Koordinator aksi dalam orasinya.

Sementara itu Wakil Bupati Bone, Drs.H.Ambo Dalle MM yang menerima langsung aspirasi guru honorer tersebut mengatakan bahwa gaji guru honor akan dianggarkan dalam APBD Perubahan 2017 dan akan segera dibayarkan.

“Kita sudah menganggarkan di APBDP untuk selanjutnya akan diserahkan ke DPRD Bone untuk dibahas. Setelah itu menunggu SK dari Bupati Bone untuk dikirim ke kementerian Pendidikan. Setelah terbit SK maka guru honor akan mendapatkan gaji melalui APBD dan APBN,” jelas H.Ambo Dalle.

Dari itu, mantan Ketua DPRD Bone ini meminta para guru honorer untuk bersabar dan berjanji akan segera dibayarkan. Akan tetapi, sebelum itu tentu kata dia harus melalui proses dan itu akan diusulkan ke DPRD Bone untuk mendapatkan persetujuan dan pengesahan.

“Untuk honor sertifikasi kategori II saya minta kesabarannya. Saya pastikan akan dibayar, namun tunggu setelah pembahasan perubahan APBD di DPRD. Kami tidak bisa kalau datang hari ini, besok sudah minta dicairkan, karena ada proses,” jelasnya.

(IJAL/AHWAL AHMAD)